Trader pemula wajib paham apa itu scalping dengan membaca tuntas artikel ini. Cryptocurrency belakangan menjadi salah satu jenis investasi menggiurkan yang ingin dicoba banyak orang. Seiring waktu, nilai mata uang digital tersebut terus meroket naik.

Scalping sendiri merupakan salah satu strategi meraih cuan dari investasi kripto. Karena sebagai salah satu investasi digital, kripto tidak hanya memberikan satu cara untuk mendapatkan cuan. Kamu bahkan bisa menggunakan tangan ketiga untuk memutar koin.

Teknik investasi ini sebenarnya lebih menitikberatkan pembelian jangka pendek, mengingat bahwa mata uang kripto tidak tersentralisasi. Penyebab naik dan turunnya mata uang ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, namun tidak mudah diprediksi bahkan satu detik ke depan.

Pengertian Scalping yang Perlu Diketahui

Scalping adalah teknik membeli aset pada saat harga sedang turun, kemudian tidak lama setelah itu menjualnya kembali meskipun kenaikan hanya sekian persen saja. Trik ini menghindari adanya penurunan harga lebih tinggi di kemudian waktu.

Trader yang memilih cara berinvestasi begini wajib membaca situasi secara akurat. Sebab, jika salah prediksi maka bukan keuntungan didapatkan, melainkan sebaliknya. Strategi orang dengan gaya investasi seperti ini adalah rajin memantau pergerakan harga pasar.

Jenis trading ada banyak, tentunya ketika seseorang memutuskan untuk scalping maka pertimbangannya kurang lebih:

  1. Volatilitas atau ketidakpastian btc dan kawan-kawannya masih tinggi, fungsi dari cara ini adalah menghindari kemungkinan terburuk dari volatilitas tersebut.
  2. Pergerakan harga dalam jumlah lebih kecil memiliki peluang lebih besar dan sering terjadi dibandingkan pergerakan dalam jumlah besar. Dengan begitu maka keuntungan diperoleh lebih menjanjikan daripada menggunakan investasi jangka panjang.

Untuk pemula, jika ingin menerapkan cara scalping crypto maka harus memahami terlebih dahulu persisnya seperti apa metode ini. Paham secara teori saja tidak cukup, melainkan wajib mempraktikkannya secara riil dengan prinsip berhati-hati dan tepat sasaran.

Baca Juga  Mengenal Apa Itu Indodax dalam Dunia Kripto Indonesia

Cara Tepat untuk Scalping Crypto

Trader yang ingin serius di bidang trading mata uang kripto bisa menerapkan scalping dengan cara tepat. Berikut merupakan beberapa strategi yang dapat diandalkan, seperti:

  1. Range trading ini menempatkan dua titik, teratas sebagai patokan harga naik dan harga turun ditetapkan sebagai titik terbawah. Ketika suatu hari nilainya menyentuh kedua titik tersebut maka keputusan untuk membeli atau menjual bisa diambil.
  2. Bid ask spread lebih menitikberatkan fokus pada jumlah penawaran dan permintaan di masyarakat. Ketika harga melambung tinggi maka trader akan memilih menjual aset mereka untuk mendapatkan keuntungan setinggi mungkin.
  3. Margin trading dapat dikuatkan melalui leverage guna menjadikan posisi trader semakin kokoh. Ketika posisi tersebut berhasil lebih kokoh maka bukan perkara sulit kedepannya untuk melakukan investasi lagi dalam jumlah besar.

Ketiga cara scalping crypto di atas bisa diwujudkan melalui pemahaman teorinya terlebih dahulu. Tidak cukup dengan itu, setelah paham, harus ada praktik dan sering memantau harga pasaran juga.

Beberapa Macam Aspek Melakukan Scalping

Setidaknya ada tiga aspek yang membuat trader tidak ragu dengan investasi jangka pendek, diantaranya:

  1. Grafik candlestick merupakan informasi yang memuat semua hal mengenai pergerakan pasar kripto. Informasi ini penting untuk menentukan keputusan pembelian serta penjualan.
  2. EMA merupakan exponential moving average atau pergerakan harga dalam rata-rata. Analisisnya butuh pemantauan pasar secara detail.
  3. Indikator MACD menggunakan dua titik EMA untuk mencari angka lebih akurat.

Ada banyak strategi trading selain scalping. Hanya saja, jika kamu termasuk orang yang tekun memantau pasar maka scalping adalah metode paling pas untuk menghindari resiko tinggi.

 

Disclaimer
Artikel atau konten baik yang berupa data dan/atau setiap informasi yang tersedia pada Teknojitu memiliki tujuan untuk memberikan informasi serta referensi, BUKAN memberikan saran ataupun nasihat dan mengajak secara langsung dalam investasi dan trading beresiko kepada anda. Segala yang disebutkan dalam artikel bukan merupakan jenis dari tawaran atau hasutan, rekomendasi atau dukungan untuk membeli dan menjual dari aset kripto apapun itu.

Market atau Perdagangan pada semua pasar keuangan termasuk seperti Cryptocurrency pastinya melibatkan risiko yang bisa mengakibatkan kerugian dan kehilangan aset dana anda. Untuk hal ini sebelum berinvestasi, anda wajib melakukan riset secara menyeluruh karena segala keputusan anda dalam berinvestasi/trading ada pada tangan investor setelah mengetahui akan segala risiko dan keuntungan yang akan didapat.

Shares:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *