Pengertian Asuransi Jiwa

Pengertian, Jenis, dan Contoh Pengertian Asuransi Jiwa

Keberadaan asuransi jiwa dari zaman dahulu hingga sekarang telah mengalami banyak perubahan karena mengikuti perkembangan zaman. Namun tujuannya tetaplah sama, yakni memberikan perlindungan kepada konsumen lewat beberapa kontrak tertentu.

Berdasarkan ketentuan peraturannya secara umum, perusahaan penyedia jasa tersebut nantinya akan memberikan sejumlah uang kepada pemegang polis atau calon jika terjadi suatu kemungkinan. Simak penjelasan selengkapnya di bawah berikut ini.

Pengertian Asuransi Jiwa dan Manfaatnya untuk Masa Depan

Secara umum, pengertian asuransi adalah adanya sebuah ikatan kontak antara individu (Pemegang Polis) dan perusahaan penyedia jasa tersebut dalam jangka waktu tertentu. Mereka memberikan manfaatnya pada konsumen dalam berbagai bentuk.

  1. Menjaga pemegang polis dari ketidakpastian

Proteksi terhadap ketidakpastian dalam hidup. menjadi salah satu manfaat asuransi yang paling menonjol dan sangat penting. Individu atau organisasi yang diasuransikan akan diberi ganti rugi berdasarkan keterangan polis terhadap kerugiannya.

Membeli jenis polis asuransi sesuai kebutuhan memang merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan perlindungan. Baik terhadap kerugian yang timbul dari berbagai ketidakpastian di dalam hidup, maupun resiko dalam bentuk lainnya.

  1. Menjadi salah satu pilihan berinvestasi

Perusahaan asuransi modern seperti saat ini telah menginvestasikan sebagian dari premi konsumen mereka, ke dalam beberapa bentuk portfolio investasi di bursa efek. Hal semacam ini diterapkan pada asuransi unit link.

Baca Juga  10 Situs Streaming NBA Terbaik Kualitas HD

Dengan demikian, perusahaan penyedia jasa tersebut memungkinkan konsumen untuk menginvestasikan dananya secara teratur guna mendapatkan keuntungan. Kombinasi antara jenis polis dan produk investasi dianggap sangat prospektif di masa depan.

  1. Menghindarkan arus kas atau keuangan dari kerugian

Asuransi jiwa merupakan salah satu cara bagi penggunanya agar terhindar dari resiko atas ketidakpastian yang ada. Perusahaan nantinya akan menyediakan pembayaran untuk menutup kerugian dari tertanggung jika terjadi sesuatu hal.

Pengelolaan ketidakpastian inilah yang menjadi salah satu hal penting para pemegang polis. Selain menanggung pembayaran dari sebuah resiko, jenis proteksi tersebut juga menjaga arus kas konsumennya agar tidak mengalami kerugian.

Jenis Asuransi Secara Umum yang Perlu Diketahui

Setidaknya ada beberapa jenis asuransi yang dikenal secara umum dan banyak digunakan oleh masyarakat. Mulai dari mengasuransikan jiwa mereka, kesehatan, hingga harta pribadi seperti kendaraan, properti,perusahaan, dan lain sebagainya.

  1. Mengasuransikan kesehatan agar terhindar dari tingginya biaya berobat.

Produk ini merupakan salah satu jenis asuransi yang paling umum karena menyangkut kualitas dan kenyamanan hidup seseorang. Para pemegang polis biasanya memilih agar terhindar dari biaya pengobatan dalam jumlah besar.

Baca Juga  Mengenal Apa Itu Twibbon dan Manfaat dari Pembuatannya

Selain itu, mereka juga nantinya akan membayar lebih sedikit untuk mendapatkan perawatan kesehatan sesuai dengan kesepakatan di dalam kontrak. Proteksi semacam inilah yang kemudian menjadi daya tarik produk asuransi tersebut.

  1. Asuransi jiwa sebagai proteksi utama

Proteksi jiwa bisa dibilang merupakan inti dari sebuah layanan yang diberikan oleh perusahaan penyedia jasa asuransi. Produk ini sangat populer karena dapat membantu menggantikan penghasilan kamu jika telah meninggal dunia.

Ini artinya, penerima manfaat dari produk asuransi tersebut dapat menggunakan dana yang ada untuk membantu menutupi pengeluaran penting seperti membayar hipotek, biaya kuliah atau sekolah untuk anak-anak, dan lain sebagainya

  1. Mengasuransikan kendaraan untuk perlindungan jangka panjang

Bisanya, konsumen yang memilih produk ini memiliki jenis kendaraan agar bisa digunakan dalam jangka panjang. Untuk menghindari kerugian biaya dari adanya kerusakan tidak terduga, asuransi menjadi pilihan utama sebagai solusinya.

Jika kendaraan rusak karena berbagai hal seperti kecelakaan, kebakaran, kebobolan akibat pencurian, pemogokan, huru-hara, bencana alam, dan terorisme, polis asuransi secara otomatis akan melakukan perlindungan dengan cara mencairkan dana klaimnya.

Meski sering dianggap sepele, rangkaian produk untuk keperluan proteksi bagi individu di atas ternyata memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah asuransi jiwa yang akan mewariskan aset pemiliknya ketika meninggal dunia.